21.6.13

Berat Badan Turun dengan Diet Sehat Bisa Pertajam Memori



                    
Menurunkan berat badan bagi mereka yang mengalami obesitas tak hanya membuat tubuh lebih sehat dan ideal. Berdasarkan studi terbaru, menurunkan berat badan dengan diet sehat bisa mempertajam daya ingat.







Seperti dilansir laman Daily Mail, para peneliti dari The Umea University, Swedia, melakukan penelitian terhaaap 20 wanita yang memiliki kelebihan berat badan dan dalam tahap pasca menopause. Para wanita ini rata-rata berusia 61 tahun dan satu dari dua responden menjalani diet sehat selama enam bulan.

Sembilan wanita menjalanai diet Paleolithic, yakni diet yang terdiri dari 30 persen protein, 30 persen karbohidrat dan, 40 persen lemak tak jenuh. Sementara sisanya mengikutiNordic Nutrition Recommendation, yang terdiri dari 15 persen protein, 55 persen karbohidrat, dan 30 persen lemak. 

Sebelum dan setelah menjalankan program penurunan berat badan, BMI diukur dan daya memori episodik mereka diuji. Pengujian tersebut dilakukan dengan menanyakan responden mengenai pasangan gambar wajah dan nama yang terpampang di layar. 

Para responden ditunjukkan gambar wajah dan tiga huruf. Setelah itu mereka diharuskan menebak dengan tepat huruf pertama dari nama yang terkait dengan gambar wajah. 

Sementara itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata BMI wanita turun dari 32.1 menjadi 29.2 -meski masih dalam klasifikasi BMI obesitas- setelah diet sehat selama enam bulan. Tak hanya itu, berat badan mereka juga menurun, dari 85 menjadi 77 kilogram. Kabar baiknya, setelah penurunan bobot tubuh, pola aktivitas otak justru meningkat. 

"Äktivitas otak yang berubah setelah penurunan berat badan menunjukkan bahwa otak menjadi lebih aktif dalam menyimpan memori baru. Sehingga hanya membutuhkan sumber daya otak lebih sedikit untuk mengumpulkan kembali informasi yang tersimpan," ucap Dr Andreas Pettersson. (sj) viva

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tulis komentar anda disini